Pelaksanaan Unas Masih Semrawut
News, Ngawi, Pemerintahan, Pendidikan 17.37Kesiapan Dinas Pendidikan(Dindik) Ngawi seputar penyelenggaraan ujian nasional(unas)mulai dipertanyakan.Seiring ditemukannya sejumlah kesemrawutan pelaksanaan program nasional itu.Salah satu yang terlihat,terselipnya soal-soal mata pelajaran(mapel)Kimia di berkas naskah Biologi. Berdasarkan catatan Dindik,tercampurnya berkas materi ujian itu terjadi di empat sekolahan penyelenggara unas.Yakni di SMAN 1 Ngawi, SMAN 2 Ngawi, SMAN Kendal dan Madrasah Aliyah Negeri(MAN) Ngrambe.Hanya saja, sejauh ini belum bisa terdeteksi berapa banyak soal-soal yang tercampur itu.
SMAN 1 Ngawi misalnya.Kejanggalan itu terjadi di ruang 18.Sebanyak dua paket naskah mapel Kimia turut terselip.Naskah yang seharusnya untuk jadwal Rabu itu sempat ditimang-timang oleh Sukardi pengawas ruangan saat hendak diberikan ke siswa.Sebelum akhirnya, dikembalikan ke amplop untuk diserahkan ke panitia rayon.”Belum sempat saya baca.Tapi jelas terpampang mapel kimia paket 12,”ujarnya.
Dua paket soal itu selanjutnya dilakukan pengamanan. Bahkan,panitia langsung melampirkan berita acara pemeriksaan(BAP)sebelum dikembalikan lagi ke Mapolres. Peristiwa itu sempat membuat kalang kabut petugas. ”Kami juga lakukan penyegelan.Jadi materi unas mapel kimia itu belum tersentuh siswa.Hanya pengawas saja,” terang Hari Maiadi seorang panitia unas SMAN 1.
Sementara,Gunadi Ash Cidiq kabid pendidikan menengah membantah bila kesemrawutan materi unas itu disebabkan ketidaksiapan institusinya dalam penyelenggaraan program nasional tersebut.Soal-soal yang terselip itu murni kesalahan packing yang dilakukan Dindik Pemprov Jatim.”Kami menerima materi soal-soal sudah dalam bentuk packing.Jadi tidak benar bila itu disebabkan petugas kami yang tidak becus dalam distribusi,” tegasnya.
Lanjut dia,pihanya akan mendalami temuan itu.Sebab sangat menganggu sekali akan kesuksesan pelaksanaan unas.Bila tidak dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari.Mengingat pelaksanaan unas rawan terjadi kecurangan.”Kami tak mau berspekulasi tentunya.Apapun akan kami jalankan berdasarkan prosedur yang ada,”ujarnya.(dip/eba)
JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :
