Bus vs Truk Di Jalur Ngawi - Surabaya
Posted by Lintas_Daerah Karangjati, Kecelakaan, News, Patroli, Talok, Utama 05.37
NGAWI -
Kecelakaan terjadi di Jalur Ngawi - Surabaya tepatnya di Desa Talok
Kecamatan Karangjati. Sebuah bus Pariwisata yang mengangkut 50 pelajar
SMA Negeri 2 Yogyakarta bertabrakan dengan truk pengangkut batu marmer. 5
penumpang bus mengalami luka dalam insiden tersebut.
Kecelakaan bermula saat truk bernopol AD 1875 AC yang dikemudikan Supono (40) warga Klaten Jawa Tengah bermaksud mengantar batu marmer dari Wonoasri, Gunung Kidul Yogyakarta menuju ke Surabaya. Saat sampai lokasi Truk berjalan oleng. Dari arah berlawanan melintas bus Pariwisata Bimo yang dikemudikan Untung Budi Prasetyo (45) pulang dari berwisata dari Bali.
"Kami dalam perjalanan dari Bali mau pulang ke Jogja. Mengantarkan pelajar SMA Negeri 2 Yogyakarta study tour. Saat melintas, dari arah depan tiba-tiba sebuah truk berjalan oleng hingga memakan bahu jalan. Saya mengerem dan berusha menepikan bus ke pinggir, tapi truk terus melaju dan menabrak bagian samping kanan bus. Akibat tabrakan itu banyak pelajar yang luka.
"Kelihatannya sopir truk sedang ngantuk, karena tidak sedang menyalip," kata sopir Bus Bimo, Untung kepada detiksurabaya.com, Sabtu, (16/03/2013).
Penumpang bus sebagian besar sedang dalam kondisi tertidur saat kecelakaan terjadi. "Saya duduk dibangku nomer dua dibelakang sopir dan sedang tidur, tiba - tiba terdengar suara brak. Kami langsung terjungkal menabrak kursi di depan," ucap Amanda (17), penumpang bus.
Setelah bangun, kata Amanda, ternyata busnya ditabrak truk. Ada 5 orang teman yang terluka sehingga dibawa ke Puskesmas. Mengenai dugaan sopir truk mengantuk, pihak kepolisian setempat masih menyelidikinya.
"Kami masih melakukan penyelidikan, jadi belum bisa menyimpulkan penyebabnya," ujar Kanit Laka Polres Ngawi, Ipda Miftahudin.
Kecelakaan bermula saat truk bernopol AD 1875 AC yang dikemudikan Supono (40) warga Klaten Jawa Tengah bermaksud mengantar batu marmer dari Wonoasri, Gunung Kidul Yogyakarta menuju ke Surabaya. Saat sampai lokasi Truk berjalan oleng. Dari arah berlawanan melintas bus Pariwisata Bimo yang dikemudikan Untung Budi Prasetyo (45) pulang dari berwisata dari Bali.
"Kami dalam perjalanan dari Bali mau pulang ke Jogja. Mengantarkan pelajar SMA Negeri 2 Yogyakarta study tour. Saat melintas, dari arah depan tiba-tiba sebuah truk berjalan oleng hingga memakan bahu jalan. Saya mengerem dan berusha menepikan bus ke pinggir, tapi truk terus melaju dan menabrak bagian samping kanan bus. Akibat tabrakan itu banyak pelajar yang luka.
"Kelihatannya sopir truk sedang ngantuk, karena tidak sedang menyalip," kata sopir Bus Bimo, Untung kepada detiksurabaya.com, Sabtu, (16/03/2013).
Penumpang bus sebagian besar sedang dalam kondisi tertidur saat kecelakaan terjadi. "Saya duduk dibangku nomer dua dibelakang sopir dan sedang tidur, tiba - tiba terdengar suara brak. Kami langsung terjungkal menabrak kursi di depan," ucap Amanda (17), penumpang bus.
Setelah bangun, kata Amanda, ternyata busnya ditabrak truk. Ada 5 orang teman yang terluka sehingga dibawa ke Puskesmas. Mengenai dugaan sopir truk mengantuk, pihak kepolisian setempat masih menyelidikinya.
"Kami masih melakukan penyelidikan, jadi belum bisa menyimpulkan penyebabnya," ujar Kanit Laka Polres Ngawi, Ipda Miftahudin.
Dikutip : DetikSurabaya
Tergiur Keuntungan, Perempuan Jualan Miras
Posted by Anonim Karangjati, Kriminal, News, Ngawi, Patroli, Utama 20.34
NGAWI - Peredaran minuman keras (miras) jenis arak jowo (arjo) semakin merambah desa-desa. Terbutki, anggota Polsek Karangjati berhasil mengamankan arjo dari sebuah warung di kawasan Dusun Klanding, Desa Kedungmiri, Karangjati milik Sinta Srianingrum (37). Kini pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolsek Karangjati.
"Kami temukan tiga botol miras yang dikemas dalam botol air mineral bekas", terang Kasubag Humas Polres Ngawi AKP Lilik Sulastri, kemarin (2/3).
Dijelaskan Lilik, penangkapan itu terjadi saat anggota Polsek Karangjati melakukan operasi Sakau Semeru 2013. Saat itu petugas mencium adanya peredaran miras di kawasan dusun tersebut. Hal ini juga dikuatkan dengan laporan masyarakat yang masuk ke Polsek Karangjati mengenai warung Sinta yang menjual minuman keras.
Mendapat laporan, pihak kepolisian melakukan pengintaian di lokasi. Hasilnya, ditemukan miras dalam wadah kemasan botol air mineral bekas di warung tersebut.
Sinta, pemilik warung mengaku tergiur dengan keuntungan berlipat hingga nekat berjualan minuman keras tersebut. Dia mengaku bisa meraih untung seratus persen dari harga kulak.
Dikutip : Radar Ngawi
"Kami temukan tiga botol miras yang dikemas dalam botol air mineral bekas", terang Kasubag Humas Polres Ngawi AKP Lilik Sulastri, kemarin (2/3).
Dijelaskan Lilik, penangkapan itu terjadi saat anggota Polsek Karangjati melakukan operasi Sakau Semeru 2013. Saat itu petugas mencium adanya peredaran miras di kawasan dusun tersebut. Hal ini juga dikuatkan dengan laporan masyarakat yang masuk ke Polsek Karangjati mengenai warung Sinta yang menjual minuman keras.
Mendapat laporan, pihak kepolisian melakukan pengintaian di lokasi. Hasilnya, ditemukan miras dalam wadah kemasan botol air mineral bekas di warung tersebut.
Sinta, pemilik warung mengaku tergiur dengan keuntungan berlipat hingga nekat berjualan minuman keras tersebut. Dia mengaku bisa meraih untung seratus persen dari harga kulak.
Dikutip : Radar Ngawi
